Alloh masih sayang padaku…

17 Maret 2008
Hari ini aku pingin beli handphone buat ibuku…
dilihat-lihat, alhamdulillah uang di tabungan masih cukup untuk beli handphone.
Kenapa aku pingin membelikan handphone ibu karena untuk bertemu hanya bisa sebulan sekali…dan itu tidak cukup bagiku untuk selalu dekat dengan ibuku.
Akhirnya kuputuskan untuk beli sebuah handphone dengan meminjam motor seorang sahabatku.
Yach…semoga dengan handphone ini bisa lebih memudahkanku untuk mengetahui kabar ibuku di rumah.
Setelah membeli handphone, aku bergegas pulang karena aku mesti kerja malam harinya.
Setelah sampai kost dan mengembalikan motor..
Astaghfirullah…STNK motor telah hilang dari saku baju koko ku…
YA Alloh…bagaimana ini…?
Aku langsung bingung dan mencari-cari tapi belom ketemu…
Akhtirnya kuputuskan untuk menunda pencarian STNK karena sudah saatnya aku berangkat kerja..
Ya Alloh, mudahkan hambaMu ini..
Selam bekerja aku selalu memikirkan STNK tersebut karena aku tidak terbiasa melakukan kesalahan dan membiarkan tanpa ada penyelesaian.
Perasan bersalah sangat mempengaruhi kondisiku…sangat mempngaruhi…sampai semalam aku tidak bisa tertidur hanya karna memikirkan STNK tersebut.
Ketika aku cerita kepada ikhwah di tempat kerja, ternyata apa yang beliau ungkapkan diluar pemikiranku.
Beliau mengatakan bahwa aku belum siap untuk menghadapi kehidupan ini.
Ternyata aku belum mengalami kejadian yang lebih parah daripada hanya kehilangan STNK
Beliau mengatakan bahwa jangan sampai kejadian ini malah membuat aku terpuruk.
Menghilangkan STNK bukanlah suatu kesalahan yang menciptakan dosa yang besar bagi ku
Memang…Aku belum siap menghadapi kehidupan ini jika aku terpuruk hanya karena sebuah STNK yang hilang…
Memang masih banyak kejadian yang ternyata lebih buruk dampaknya daripada hanya menghilangkan STNK dan itu belum aku alami saat ini dan mungkin Alloh akam memberi kesempatan kepadaku untuk mengalaminya
Memang kejadian ini sangat membuatku terpuruk karna selam ini aku hanya diajarkan untuk tidak melakukan kesalahan…bukan untuk mengalami kesalahan hidup
Ternyata selama ini permasalahan ketika berkecimpung di kampus masih sedikit dari besarnya masalah yang akan aku nikmati
Aku memenag harus tetap tegar karena masih banyak permasalahan yang lebih besar daripada ini..
Memang benar apa kata AA Gym:
“Untuk mendapatkan santan yang baik maka sebuah kelapa harus rela untuk dijatuhkan dari pohon, harus rela untuk dicabik-cabik kulitnya, harus rela untuk dipecah tempurungnya, harus rela untuk dicongkel daging dari tempurungnya, harus rela jika dagingnya diparut, harus rela untuk diperas dan diambil santannya…”
Begitu juga driku…
Terima kasih ya Alloh…
engkau masih menyayangiku..
Engkau masih memberikan kesempatan untuk menghadapi permasalahan kehidupan.
Masih memberi kesempatan untuk menjadikan diriku siap dalam hidup ini.
Masih memberikan saudara-saudara yang selalu membimbingku.
Terima kasih ya Alloh….
Engkau masih menyayangiku…
Laa yukallifullahu nafsan illa wus aha…

Leave a Reply